Bagikan ke:

Vaksin DPT adalah salah satu imunisasi dasar yang wajib diberikan kepada bayi dan anak sesuai jadwal rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Kementerian Kesehatan RI. Vaksin ini bertujuan melindungi anak dari tiga penyakit infeksi bakteri yang berpotensi mengancam jiwa.

Apa itu Vaksin DPT?

Vaksin DPT merupakan vaksin kombinasi yang memberikan perlindungan terhadap tiga penyakit sekaligus, yaitu Difteri, Pertusis (batuk rejan), dan Tetanus. Ketiga penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan dapat menimbulkan komplikasi serius, bahkan kematian, terutama pada bayi dan anak usia dini.

Difteri disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae yang menyerang saluran napas atas dan dapat menimbulkan sumbatan jalan napas. 

Pertusis disebabkan oleh Bordetella pertussis yang mengakibatkan batuk paroksismal hebat, sementara tetanus disebabkan oleh toksin Clostridium tetani yang menyerang sistem saraf dan memicu kekakuan otot menyeluruh.

Terdapat dua formulasi vaksin yang umum digunakan, yaitu DTwP (whole-cell pertussis) dan DTaP (acellular pertussis). 

Vaksin DTaP (acellular pertussis) umumnya menimbulkan efek samping yang lebih ringan dibanding DTwP/whole-cell, termasuk reaktogenisitas seperti demam, tetapi pemilihan jenis vaksin berbeda antarnegara dan program imunisasi; di Indonesia program rutin bayi banyak menggunakan vaksin kombinasi DPT-HB-Hib DTwP.

Fungsi Vaksin DPT

Vaksin DPT bekerja dengan merangsang sistem imun tubuh untuk membentuk antibodi spesifik tanpa menyebabkan penyakit itu sendiri. Berikut fungsi utama vaksin DPT:

  • Mencegah difteri: Melindungi dari infeksi saluran napas yang menimbulkan membran abu-abu di tenggorokan dan dapat menyebabkan gagal napas
  • Mencegah pertusis: batuk berat berkepanjangan yang pada bayi dapat menimbulkan komplikasi serius seperti apnea, hipoksia, pneumonia, kejang, atau ensefalopati
  • Mencegah tetanus: Melindungi dari neurotoksin bakteri yang menyebabkan kekakuan otot dan kejang
  • Membentuk kekebalan kelompok: Cakupan imunisasi yang tinggi melindungi individu rentan yang belum dapat divaksin, seperti neonatus

Vaksin DPT kini tersedia dalam bentuk kombinasi dengan vaksin Hepatitis B, Hib (Haemophilus influenzae tipe b), dan Polio IPV, sehingga memberikan perlindungan lebih luas dalam satu suntikan.

Jadwal Vaksin DPT (Rekomendasi IDAI)

Berdasarkan Rekomendasi Jadwal Imunisasi IDAI 2024, vaksin DPT diberikan sebanyak 6 dosis dengan rincian berikut:

DosisUsia Pemberian
DPT 12 bulan
DPT 23 bulan
DPT 34 bulan
DPT 4 (Booster 1)18 bulan
DPT 5 (Booster 2)5–7 tahun
Td/Tdap (Booster 3)10–18 tahun

Tiga dosis pertama merupakan imunisasi primer yang membentuk kekebalan dasar, sementara dosis booster diberikan untuk mempertahankan kadar antibodi protektif seiring pertumbuhan anak.

Efek Samping Vaksin DPT

Seperti vaksin lainnya, vaksin DPT dapat menimbulkan efek samping. Sebagian besar bersifat ringan dan berlangsung sementara. Efek samping yang umum terjadi meliputi:

  • Nyeri, kemerahan, dan pembengkakan di area suntikan
  • Demam ringan dapat terjadi setelah vaksin DTaP; demam tinggi lebih jarang.
  • Rewel atau menangis lebih lama dari biasanya
  • Penurunan nafsu makan dan lemas

Efek samping berat sangat jarang terjadi, namun perlu diwaspadai. Segera cari pertolongan medis bila anak mengalami kejang, menangis terus-menerus selama 3 jam atau lebih, demam sangat tinggi, atau tanda reaksi alergi berat seperti sulit bernapas serta bengkak pada wajah atau tenggorokan.

Menurut CDC, tinjauan keamanan melalui sistem VAERS tidak menemukan masalah keamanan yang tidak terduga terkait vaksin DTaP.

Harga Vaksin DPT

Vaksin DPT dapat dilakukan di klinik swasta, biaya bervariasi sesuai merek dan kombinasi vaksin yang dipilih.

Harga Vaksin DPT di Tirta Medical Centre (TMC)

Berikut daftar harga vaksin DPT yang tersedia di Klinik Tirta Medical Centre:

Jenis VaksinHarga
DTwP-HIB-HEP B Combo – PENTABIO BIOFARMARp420.000
DTaP-POLIO IPV-HIB – INFANRIX IPV+HIBRp900.000
DTaP+IPV+HIB+Hep B – INFANRIX HEXARp980.000
DTaP+IPV+HIB+Hep B – HEXAXIMRp1.000.000

Note: Harga vaksin dapat berubah sewaktu-waktu, Sahabat Tirta dapat menghubungi kami untuk update harga vaksin DPT atau reservasi promo TMC secara online di sini:

Hexaxim dan Infanrix Hexa adalah vaksin kombinasi 6-in-1 yang melindungi dari difteri, pertusis, tetanus, Hepatitis B, Hib, dan Polio dalam satu suntikan. 

Pentabio Bio Farma adalah vaksin kombinasi produksi Indonesia untuk pencegahan difteri, tetanus, pertusis, hepatitis B, dan Hib; data evaluasi BPOM menunjukkan imunogenisitas dan profil keamanan yang baik, dan vaksin sejenis digunakan dalam program imunisasi rutin di Indonesia.

FAQ Vaksin DPT

  • DPT 1 disuntik di mana?

Vaksin DPT diberikan melalui suntikan intramuskular (IM). Pada bayi di bawah usia 1 tahun, lokasi suntikan yang direkomendasikan adalah paha anterolateral (bagian luar atas paha), karena massa ototnya lebih tebal dan risiko cedera saraf lebih rendah. Pada anak yang lebih besar, suntikan dapat diberikan di area otot deltoid lengan atas.

  • Kenapa suntik DPT harus 3 kali?

Tiga dosis primer diperlukan karena sistem imun bayi yang masih berkembang belum mampu membentuk respons kekebalan optimal hanya dari satu kali suntikan.

Pemberian berulang dengan interval tertentu bertujuan meningkatkan titer antibodi secara bertahap hingga mencapai kadar protektif yang memadai. Dosis booster selanjutnya diperlukan untuk mempertahankan kekebalan jangka panjang, karena kadar antibodi akan menurun seiring waktu.

  • Apakah vaksin DPT boleh telat?

Ya, vaksin DPT tetap dapat diberikan meskipun terlambat dari jadwal yang dianjurkan. Prinsip catch-up immunization memungkinkan anak yang melewatkan jadwal untuk melanjutkan imunisasi tanpa perlu mengulang dari awal.

Namun, interval minimum antar dosis tetap harus diperhatikan. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk menentukan jadwal pemberian ulang yang tepat sesuai kondisi anak.

Referensi:


Bagikan ke: