Bagikan ke:

Vaksin meningitis adalah vaksin untuk mencegah peradangan selaput otak dan sumsum tulang belakang akibat infeksi, terutama bakteri meningokokus, yang bisa berakibat fatal dalam waktu singkat bila tidak segera ditangani. 

Vaksin ini sangat penting untuk kelompok berisiko seperti anak-anak, remaja, dan jamaah yang akan menerima vaksin haji umrah karena terbukti menurunkan angka kesakitan, kematian, dan kecacatan akibat meningitis.

Dengan memahami fungsi, jenis, dan prosedur vaksin meningitis, Sahabat Tirta dapat merencanakan imunisasi sebagai upaya perlindungan diri dan keluarga sebelum bepergian atau saat berada di lingkungan berisiko tinggi.

Apa itu Vaksin Meningitis?

vaksin meningitis
Vaksin Meningitis

Vaksin meningitis adalah imunisasi yang merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap kuman penyebab meningitis, terutama bakteri Neisseria meningitidis.

Sebagian besar vaksin meningitis modern menggunakan bagian tertentu dari bakteri (seperti polisakarida atau protein) yang dimurnikan untuk merangsang kekebalan tubuh tanpa menyebabkan penyakit. 

Dengan demikian, vaksin meningitis menurunkan risiko terkena meningitis atau membantu membuat penyakit lebih ringan bila infeksi tetap terjadi.

Manfaat Vaksin Meningitis

Berikut ini beberapa manfaat vaksin meningitis yang perlu Sahabat Tirta ketahui, yaitu:

1. Mencegah Meningitis Bakterial

Meningitis bakterial, terutama akibat meningokokus, dikenal lebih berat dan cepat memburuk dibanding meningitis virus. Vaksin meningitis membantu mencegah infeksi tersebut sehingga menurunkan angka rawat inap, kematian, dan kebutuhan perawatan intensif.

2. Mengurangi Risiko Komplikasi

Penyintas meningitis dapat mengalami gangguan pendengaran, kecacatan neurologis, gangguan belajar, hingga kejang berulang. Dengan mencegah infeksi berat, vaksin ikut menurunkan risiko komplikasi jangka panjang yang mengganggu kualitas hidup pasien.

3. Melindungi Komunitas (Herd Immunity)

Vaksinasi meningitis tidak hanya melindungi penerima vaksin, tetapi juga mengurangi jumlah pembawa bakteri di masyarakat sehingga penularan ke orang lain ikut turun.

Efek perlindungan komunitas ini penting bagi kelompok yang belum atau tidak bisa divaksin, misalnya bayi sangat muda atau orang dengan kontraindikasi tertentu.

4. Perlindungan Saat Bepergian

Bagi pelancong ke daerah endemis, termasuk jamaah haji dan umrah, vaksin meningitis membantu menurunkan risiko terpapar bakteri di kerumunan besar internasional.

Negara seperti Arab Saudi menjadikan vaksin meningitis MenACWY sebagai syarat masuk bagi jamaah dengan visa haji dan umrah.

Tujuan Vaksin Meningitis

vaksin meningitis di tirta medical centre jakarta indonesia
Vaksin Meningitis di Tirta Medical Centre (TMC)

Berikut ini beberapa tujuan vaksin meningitis yang perlu Anda ketahui, seperti:

1. Mencegah Wabah

Pada situasi kerumunan padat seperti asrama, sekolah, kampus, dan ibadah massal, vaksin meningitis membantu menekan risiko KLB atau wabah meningitis bakterial. 

2. Melindungi Kelompok Berisiko

Kelompok berisiko tinggi meliputi bayi, remaja, penderita gangguan imun, orang tanpa limpa, tenaga laboratorium, serta pelancong ke daerah endemis. Dokter akan menilai jenis vaksin meningitis yang paling tepat berdasarkan usia, riwayat penyakit, dan rencana perjalanan.

3. Memenuhi Syarat Perjalanan Internasional

Beberapa negara, termasuk Arab Saudi, mewajibkan vaksin meningitis meningokokus ACWY bagi jemaah haji, umrah, dan pekerja musiman di area haji. 

Sertifikat vaksin meningitis harus diterbitkan dalam rentang waktu tertentu sebelum kedatangan dan masih berlaku saat jamaah memasuki negara tujuan.

Jenis-jenis Vaksin Meningitis

Meningitis, yang merupakan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang, dapat dicegah dengan imunisasi. 

Ada beberapa jenis vaksin meningitis yang dirancang untuk melindungi dari berbagai strain bakteri Neisseria meningitidis, penyebab umum penyakit ini.

1. Vaksin Meningokokus Konjugat (MenACWY)

Vaksin MenACWY melindungi dari empat serogrup utama meningokokus, yaitu A, C, W, dan Y, yang sering menyebabkan meningitis dan sepsis berat. 

Vaksin ini direkomendasikan untuk remaja, kelompok berisiko tinggi, serta menjadi vaksin utama yang disyaratkan untuk vaksin haji umrah.

2. Vaksin Polisakarida Meningokokus (MPSV4)

Vaksin polisakarida meningokokus juga menargetkan serogrup A, C, W, dan Y, tetapi umumnya memberikan respons imun yang kurang kuat pada anak kecil dan tidak sebaik vaksin konjugat dalam membentuk kekebalan jangka panjang.

Saat ini vaksin konjugat lebih banyak diprioritaskan, sedangkan vaksin polisakarida dipertimbangkan sesuai ketersediaan dan kebijakan setempat.

3. Vaksin Meningokokus B (MenB)

Vaksin MenB melindungi dari serogrup B meningokokus yang menjadi salah satu penyebab utama meningitis bakterial di beberapa negara. 

Vaksin ini direkomendasikan bagi kelompok dengan risiko tinggi dan pada remaja di negara yang memasukkannya ke jadwal rutin. Di Indonesia, kebutuhannya perlu dikonsultasikan dengan dokter.

Prosedur Vaksin Meningitis

Vaksin Meningitis
Vaksin Meningitis

Memahami prosedur vaksin meningitis adalah langkah krusial untuk memastikan keamanan dan efektivitas vaksinasi. Berikut ini adalah rincian langkah-langkah yang diikuti selama proses vaksinasi meningitis.

1. Konsultasi Pra-Vaksinasi

Dokter akan menilai kondisi kesehatan, riwayat alergi berat, obat yang sedang diminum, dan riwayat imunisasi sebelum pemberian vaksin meningitis. 

Pada jamaah haji dan umrah, dokter juga menyesuaikan jadwal vaksin agar sesuai dengan masa berlaku sertifikat yang disyaratkan otoritas Arab Saudi.

2. Pemberian Vaksin

Vaksin meningitis diberikan dengan suntikan intramuskular di otot lengan atas oleh tenaga kesehatan terlatih, dengan prosedur yang relatif singkat. 

Setelah penyuntikan, sebagian orang dapat mengalami nyeri, kemerahan di tempat suntikan, atau keluhan ringan lain yang biasanya membaik dalam beberapa hari.

3. Dosis dan Jadwal

Rekomendasi CDC menganjurkan MenACWY untuk remaja usia 11–12 tahun dengan booster pada usia 16 tahun, sementara anak dan dewasa dengan risiko tinggi dapat memerlukan seri dosis dan booster tambahan.

Dokter akan menyesuaikan jadwal dan jenis vaksin dengan pedoman nasional, kondisi pasien, dan tujuan perjalanan.

4. Pemantauan Pasca-Vaksinasi

Setelah vaksinasi, pasien umumnya diminta menunggu sekitar 15-30 menit untuk memantau kemungkinan reaksi segera seperti pingsan atau reaksi alergi yang sangat jarang terjadi.

Pasien juga diimbau segera kembali ke fasilitas kesehatan bila mengalami demam atau ruam kemerahan pada area suntikan setelah vaksin.

Kapan Harus Melakukan Vaksin Meningitis?

Menentukan waktu yang tepat untuk vaksinasi meningitis sangat penting untuk memaksimalkan efektivitasnya. Berikut adalah panduan mengenai kapan sebaiknya melakukan vaksin meningitis.

1. Pada Anak dan Remaja

Banyak negara memasukkan beberapa vaksin pencegah meningitis (Hib, pneumokokus, MenB, MenACWY) dalam jadwal imunisasi rutin bayi dan remaja. CDC merekomendasikan vaksin meningokokus untuk semua remaja, serta anak dengan faktor risiko tertentu.

2. Saat Berisiko Tinggi

Orang yang tinggal di asrama, pesantren, barak, atau lingkungan padat dengan kontak dekat memiliki risiko lebih tinggi tertular meningitis bakterial. 

Mereka yang memiliki gangguan imun atau tidak memiliki limpa juga sering dianjurkan mendapat vaksin meningitis oleh dokter.

3. Sebelum Peristiwa Khusus

Vaksin meningitis perlu direncanakan jauh hari sebelum haji, umrah, atau acara internasional di wilayah endemis untuk memastikan antibodi sudah terbentuk dan sertifikat memenuhi batas waktu yang dipersyaratkan. 

Idealnya, vaksin diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan sebagaimana diatur dalam persyaratan kesehatan Arab Saudi.

WAJIB Vaksin Meningitis untuk Haji & Umrah, Benarkah?

Vaksin Meningitis untuk Haji & Umrah
Vaksin Meningitis untuk Haji & Umrah

Vaksinasi Meningitis Meningokokus diwajibkan bagi mereka yang akan melaksanakan ibadah Haji dan Umrah. Kebijakan ini berlaku untuk mencegah penyebaran penyakit meningokokus di antara jemaah yang datang dari berbagai negara dengan kondisi kesehatan dan vaksinasi yang beragam. 

Pemerintah Saudi Arabia mewajibkan vaksinasi ini sebagai bagian dari persyaratan kesehatan untuk meminimalisir risiko wabah meningitis. 

Berdasarkan nota diplomatik Kedutaan Kerajaan Arab Saudi 20 Mei 2024 melalui Kementerian Luar Negeri nomer 211-4239.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Kesehatan Arab Saudi sudah memperbaharui ketentuan kesehatan haji dan umroh melalui Health requirements for Hajj yang dapat diakses di sini: https://www.moh.gov.sa/HealthAwareness/Pilgrims-Health/Documents/Hajj-Health-Requirements-English-language.pdf 

Di Indonesia, semua jamaah umroh dan haji sudah wajib vaksin meningitis sebagai syarat keberangkatan berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/A/3717/2024.

Vaksin Meningitis untuk Anak, Bolehkah?

Vaksin meningitis justru sangat penting untuk anak karena mereka termasuk kelompok yang paling rentan terhadap meningitis dan komplikasinya. Di banyak negara, pemberian vaksin Hib, pneumokokus, MenB, dan meningokokus telah menurunkan angka meningitis berat pada anak secara signifikan.

Rekomendasi internasional mendorong pemberian vaksin meningokokus pada remaja dan anak dengan risiko tertentu, sementara WHO menekankan pentingnya cakupan tinggi untuk Hib dan pneumokokus. 

Di Indonesia, dokter akan menilai kebutuhan vaksin meningitis berdasarkan usia, riwayat imunisasi, dan apakah anak akan ikut perjalanan ke daerah endemis atau mendampingi keluarga untuk haji atau umrah.

Harga Vaksin Meningitis di Tirta Medical Centre (TMC)

Tirta Medical Centre menyediakan layanan vaksinasi meningitis untuk anak, remaja, dan dewasa dengan standar keamanan dan mutu sesuai regulasi yang berlaku. Vaksin yang digunakan terdaftar di otoritas kesehatan dan dapat disertai penerbitan buku kuning ICV sebagai bukti resmi vaksinasi untuk keperluan haji, umrah, dan perjalanan internasional lain yang mensyaratkannya.

Perkiraan harga vaksin meningitis di Tirta Medical Centre:

– Harga Vaksin Meningitis Meningokokal Polisakarida

  • Harga Vaksin Meningitis (Menivax): Rp350.000/orang
  • Harga Vaksin Meningitis (Formening): Rp440.000 nett/orang

– Harga Vaksin Meningitis Meningokokal Konjugat 

  • Harga Vaksin Meningitis (MenQuadfi): Rp989.000 nett/orang

Note: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, Sahabat Tirta dapat menghubungi kami untuk update harga vaksin meningitis atau reservasi promo TMC secara online di sini:

Selain vaksin meningitis, dokter mungkin juga menganjurkan vaksin lain seperti vaksin influenza dan vaksin pneumonia bagi jamaah dengan usia lanjut atau penyakit penyerta untuk mengurangi risiko infeksi saluran napas selama ibadah.

Referensi:

  1. World Health Organization (WHO). Meningitis – Fact Sheet. Diakses 2026. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/meningitis
  2. WHO. Meningococcal meningitis – Immunization, Vaccines and Biologicals. Diakses 2026. https://www.who.int/teams/immunization-vaccines-and-biologicals/diseases/meningitis
  3. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Meningococcal Vaccination. Diakses 2026. https://www.cdc.gov/meningococcal/vaccines/index.html
  4. CDC. Meningococcal Vaccine Recommendations. Diakses 2026. https://www.cdc.gov/meningococcal/hcp/vaccine-recommendations/index.html
  5. Healthline. CDC Updates Recommendations for the Meningitis Vaccine. Diakses 2026. https://www.healthline.com/health/meningitis/cdc-updates-for-meningitis-vaccine
  6. NHS. Meningitis – Vaccination. Diakses 2026. https://www.nhs.uk/conditions/meningitis/vaccination/
  7. Saudi Ministry of Health. Health Requirements and Recommendations for Travelers to Saudi Arabia for Hajj – 1447H (2026). Diakses 2026. https://www.moh.gov.sa/HealthAwareness/Pilgrims-Health/Documents/Hajj-Health-Requirements-English-language.pdf
  8. WHO EMRO. Umrah and Hajj Safety – Vaccination Requirements. Diakses 2026. https://www.emro.who.int/cpi/programmes/umrah-hajj-safety.html
  9. Meningitis Research Foundation. Vaccination for Hajj and Umrah pilgrims. Diakses 2026. https://www.meningitis.org/about-meningitis/vaccines/vaccination-for-hajj-and-umrah-pilgrims
  10. Kementerian Kesehatan RI. Jemaah Umrah Kini Wajib Vaksinasi Meningitis. Diakses 2026. https://kemkes.go.id/id/jemaah-umrah-kini-wajib-vaksinasi-meningitis

Bagikan ke: