Irigasi telinga adalah prosedur medis yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih untuk membersihkan saluran telinga luar dari penumpukan kotoran telinga (cerumen) berlebih maupun benda asing menggunakan aliran cairan bertekanan rendah.
Prosedur ini lebih aman dibandingkan mengorek telinga menggunakan cotton bud yang justru dapat mendorong kotoran masuk lebih dalam.
Apa itu Irigasi Telinga?
Irigasi telinga, atau dikenal juga sebagai ear lavage, merupakan tindakan medis untuk membersihkan liang telinga menggunakan air steril, larutan saline (normal saline), atau cairan cerumenolitik yang dialirkan secara perlahan ke dalam saluran telinga.
Secara alami, telinga memproduksi serumen (earwax) sebagai pelindung dari debu, bakteri, dan benda asing. Namun, pada kondisi tertentu, serumen dapat menumpuk hingga menyebabkan sumbatan.
Menurut StatPearls – NCBI NIH, sekitar 5% orang dewasa sehat, 10% anak-anak, dan hingga 57% lansia mengalami impaksi serumen yang memerlukan penanganan medis.
Tujuan & Manfaat Irigasi Telinga

Tujuan utama irigasi telinga adalah menghilangkan penumpukan serumen yang menyebabkan gangguan. Berikut manfaat klinis dari prosedur irigasi telinga:
- Memulihkan fungsi pendengaran yang terganggu akibat sumbatan serumen
- Mengeluarkan benda asing dari liang telinga, seperti serangga, batu kecil, atau partikel makanan
- Pengangkatan serumen dapat membantu mengurangi risiko infeksi telinga dengan menghilangkan sumbatan, tetapi irigasi harus dilakukan dengan tepat karena pada kondisi tertentu juga dapat meningkatkan risiko infeksi.
- Memperlancar pemeriksaan membran timpani dan liang telinga lebih lanjut oleh dokter THT
- Mengurangi rasa penuh dan tidak nyaman di telinga (aural fullness)
- Irigasi telinga digunakan untuk membersihkan telinga pada kondisi tertentu seperti impaksi serumen
Kapan Harus Melakukan Irigasi Telinga?
Dokter merekomendasikan irigasi telinga apabila pasien mengalami gejala-gejala berikut yang disebabkan oleh penumpukan serumen atau masuknya benda asing:
- Telinga terasa penuh atau tersumbat
- Penurunan ketajaman pendengaran mendadak
- Rasa gatal atau nyeri di liang telinga (otalgia)
- Telinga berdenging (tinnitus)
- Pusing atau gangguan keseimbangan ringan
- Benda asing yang terperangkap dalam saluran telinga
- Persiapan pemasangan alat bantu dengar (hearing aid)
Jika gejala tidak mereda setelah perawatan mandiri di rumah, segera konsultasikan ke dokter atau spesialis THT untuk penanganan lebih lanjut.
Tempat Melakukan Irigasi Telinga (Bisa Homecare)
Irigasi telinga sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis profesional, bukan secara mandiri tanpa pengawasan.
Salah satu klinik terpercaya untuk prosedur ini adalah Klinik Tirta Medical Centre (TMC), klinik medical check up dengan laboratorium terpercaya dan terbaik di Indonesia, yang kini telah hadir di lebih dari 30+ lokasi cabang se-Indonesia.
TMC menawarkan layanan irigasi telinga yang dilakukan oleh dokter berpengalaman dengan standar prosedur yang ketat dan peralatan medis modern.
Yang lebih praktis, TMC memiliki layanan Homecare TiCare, sehingga prosedur irigasi telinga bisa dilakukan langsung di rumah atau kantor Anda tanpa perlu ke klinik. Layanan ini sangat cocok bagi pasien dengan mobilitas terbatas, lansia, atau mereka yang memiliki jadwal sibuk.
Prosedur Irigasi Telinga
Sebelum tindakan dilakukan, dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan menggunakan otoskop guna memastikan membran timpani dalam kondisi utuh dan tidak ada kontraindikasi. Prosedur irigasi telinga secara umum meliputi langkah-langkah berikut:
- Posisi pasien duduk tegak dengan kepala sedikit miring ke sisi telinga yang akan dibersihkan
- Softening serumen, dokter dapat meneteskan agen cerumenolitik (mineral oil, hidrogen peroksida, atau larutan saline) selama 15–30 menit sebelum irigasi untuk melunakkan serumen
- Penarikan daun telinga ke arah posterosuperior untuk meluruskan liang telinga
- Irigasi cairan menggunakan spuit atau alat irigasi bertekanan terkontrol yang diisi air bersuhu ±37°C (suhu tubuh), dialirkan perlahan ke arah dinding posterior liang telinga
- Penampungan cairan menggunakan wadah khusus di bawah telinga
- Evaluasi pasca-irigasi menggunakan otoskop untuk memastikan serumen telah keluar sempurna
Cairan yang terlalu dingin atau terlalu panas harus dihindari karena dapat merangsang kanalis semisirkularis dan menyebabkan vertigo.
Biaya Irigasi Telinga
Biaya irigasi telinga di Klinik Tirta Medical Centre (TMC) adalah:
| Tindakan | Biaya |
| Irigasi Telinga | Rp146.000 |
Harga tersebut sudah mencakup tindakan irigasi telinga oleh dokter dengan prosedur standar medis.
Note: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, Sahabat Tirta dapat menghubungi kami untuk update harga irigas telinga atau reservasi promo TMC secara online di sini:
Untuk layanan Homecare TiCare, biaya dapat berbeda sesuai jarak klinik dengan alamat yang dituju. Hubungi cabang TMC terdekat atau kunjungi website resmi untuk informasi lebih lanjut.
Efek Samping Irigasi Telinga
Irigasi telinga pada umumnya aman bila dilakukan dengan teknik yang tepat. Namun, beberapa efek samping ringan dan sementara dapat muncul, antara lain:
- Pusing atau vertigo ringan
- Rasa tidak nyaman atau nyeri di liang telinga
- Telinga berdenging (tinnitus) sementara
- Sensasi telinga penuh sesaat setelah prosedur
Apabila gejala tidak membaik dalam 24 jam pasca-prosedur atau justru memburuk, segera konsultasikan ke dokter.
Kondisi yang Tidak Dianjurkan untuk Irigasi Telinga
Irigasi telinga tidak direkomendasikan pada pasien dengan kondisi berikut:
- Riwayat perforasi (robekan) membran timpani, cairan dapat masuk ke telinga tengah dan memperparah kondisi
- Terdapat tabung ventilasi (tympanostomy tube) di gendang telinga
- Riwayat operasi telinga sebelumnya, terutama timpanomastoidektomi
- Otitis eksterna aktif atau infeksi pada liang telinga
- Diabetes mellitus tidak terkontrol, risiko infeksi pascatindakan lebih tinggi
- Sistem imun lemah (immunocompromised)
- Eksim atau kelainan dermatologis pada liang telinga
- Riwayat radiasi kepala-leher dapat meningkatkan risiko komplikasi sehingga perlu evaluasi dokter sebelum irigasi.
- Adanya kolesteatoma atau kecurigaan keganasan pada liang telinga
Pada kondisi-kondisi di atas, dokter THT dapat merekomendasikan teknik alternatif seperti pengangkatan serumen secara manual menggunakan curette atau kuretase mikro-endoskopik.
Referensi:
- https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459335/
- https://www.healthline.com/health/ear-irrigation
- https://resources.healthgrades.com/right-care/ear-nose-and-throat/ear-irrigation-ear-lavage
- https://www.miracle-ear.com/blog-news/ear-irrigation
- https://www.medicalnewstoday.com/articles/325857
- https://www.unitekcollege.edu/blog/a-step-by-step-guide-to-ear-irrigation/
- https://www.alomedika.com/tindakan-medis/telinga-hidung-tenggorokan/irigasi-telinga/komplikasi
- https://www.nhs.uk/conditions/earwax-build-up/
- https://mayoclinic.org/diseases-conditions/earwax-blockage/symptoms-causes/syc-20353004

