Vaksin campak merupakan imunisasi dasar yang diwajibkan oleh Kemenkes bagi anak-anak, serta direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan bagi orang dewasa yang belum memiliki kekebalan tubuh terhadap virus campak (measles) yang sangat menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.
Apa itu Vaksin Campak?
Vaksin campak adalah vaksin yang mengandung virus campak yang telah dilemahkan (live attenuated), sehingga mampu menginduksi respons imun tubuh tanpa menyebabkan penyakit. Setelah vaksinasi, sistem imun tubuh akan mengenali antigen virus campak dan membentuk antibodi pelindung yang bertahan dalam jangka panjang.
Penyakit campak disebabkan oleh Morbillivirus dari famili Paramyxoviridae. Campak menular terutama melalui udara (airborne) dan percikan saluran napas saat penderita batuk atau bersin; virusnya dapat tetap menular di udara hingga sekitar 2 jam.
Tanpa imunisasi, campak dapat menular ke 12–18 orang dari satu penderita — menjadikannya salah satu penyakit paling menular di dunia. Vaksinasi massal terbukti menjadi strategi paling efektif untuk memutus rantai penularannya.
Manfaat Vaksin Campak

Vaksin campak memberikan perlindungan yang luas bagi individu dan komunitas, antara lain:
- Perlindungan jangka panjang– Setelah vaksinasi lengkap, seseorang umumnya memiliki kekebalan jangka panjang terhadap virus campak.
- Mencegah komplikasi serius – Imunisasi campak membantu mencegah komplikasi berbahaya seperti pneumonia, ensefalitis (infeksi otak), kehilangan pendengaran, kerusakan otak permanen, hingga kematian.
- Mencegah penularan pada kelompok rentan – Cakupan vaksinasi yang tinggi membentuk herd immunity yang membantu melindungi bayi yang belum cukup umur untuk divaksinasi, ibu hamil, dan orang dengan sistem imun lemah yang tidak dapat menerima vaksin.
- Perlindungan ganda (vaksin kombinasi) – Vaksin MR melindungi dari campak dan rubella, sedangkan vaksin MMR melindungi dari campak, gondongan, dan rubella sekaligus.
- Mendukung program eliminasi campak nasional – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI telah mengeluarkan izin perluasan indikasi vaksin campak (MR) untuk dewasa yang belum memiliki bukti imunitas, yang kemudian pelaksanaannya diprioritaskan oleh Kementerian Kesehatan bagi kelompok berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan dalam upaya menekan wabah
Jadwal dan Jenis Imunisasi Campak (IDAI)

Berdasarkan rekomendasi IDAI, vaksin campak diberikan sebanyak 3 kali dalam dua jenis utama, yaitu MR (Measles-Rubella) dan MMR (Measles, Mumps, Rubella).
| Usia | Vaksin | Keterangan |
| 9 bulan | MR | Dosis pertama (program nasional) |
| 15–18 bulan | MR atau MMR | Dosis kedua / booster pertama |
| 5–7 tahun (kelas 1 SD) | MR atau MMR | Dosis ketiga / booster kedua |
Untuk orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin campak atau belum melengkapi dosisnya, Kemenkes RI telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin campak pada dewasa dan memprioritaskan pemberian kepada tenaga kesehatan.
IDAI juga menegaskan bahwa wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya memastikan status imunisasi campak-rubella sudah lengkap sebelum hamil.
Harga Vaksin Campak di Tirta Medical Centre (TMC)
Berikut ini harga vaksin campak di Klinik Tirta Medical Centre (TMC):
| Jenis Vaksin | Harga |
| Vaksin Campak | Rp360.000 |
Note: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, Sahabat Tirta dapat menghubungi kami untuk update harga vaksin campak atau reservasi promo TMC secara online di sini:
🎉 Promo Vaksinasi Campak di TMC: Dapatkan kemudahan vaksinasi campak dengan harga terjangkau di Tirta Medical Centre. Pesan sekarang melalui See Tirta di see.tirta.co.id dan nikmati layanan vaksinasi profesional dengan pemeriksaan bebas hingga 30 hari ke depan.
Harga di atas sudah termasuk jasa tenaga medis terlatih di klinik TMC. Untuk informasi promo terkini dan ketersediaan slot vaksinasi, hubungi tim TMC atau kunjungi cabang TMC terdekat.
Efek Samping Vaksin Campak
Vaksin campak umumnya aman dan ditoleransi dengan baik. Efek samping yang muncul bersifat ringan hingga sedang dan akan hilang sendiri dalam beberapa hari.
Efek samping umum (lokal):
- Nyeri, kemerahan, dan bengkak di area suntikan, biasanya dalam 24 jam setelah vaksinasi
Efek samping sistemik:
- Demam >39,4°C yang muncul 7–12 hari pasca vaksinasi dan berlangsung 1–2 hari (terjadi pada 5–15% kasus)
- Ruam merah samar yang tidak menular
- Pilek, batuk, dan kelelahan
- Kehilangan nafsu makan, mual, dan nyeri otot
- Pembengkakan kelenjar getah bening
Tempat Vaksin Campak (Bisa Homecare)
Vaksin campak dapat diperoleh di puskesmas, rumah sakit, dan klinik kesehatan terpercaya di seluruh Indonesia. Bagi Anda yang mencari tempat vaksinasi yang praktis, profesional, dan berpengalaman, Klinik Tirta Medical Centre (TMC) adalah pilihan terbaik.
Mengapa memilih Tirta Medical Centre?
- 🏥 Laboratorium terpercaya & terbaik – TMC merupakan klinik medical check up yang didukung laboratorium klinis berstandar tinggi di Indonesia
- 📍 30+ lokasi cabang – TMC telah hadir di lebih dari 30 cabang di seluruh Indonesia, sehingga mudah dijangkau di berbagai kota
- 🏠 Layanan Homecare TiCare – Tidak perlu datang ke klinik! Vaksinasi campak bisa dilakukan di rumah atau kantor Anda melalui layanan homecare TiCare dari TMC, dengan tenaga medis terlatih yang datang langsung ke lokasi Anda
- ✅ Tenaga medis profesional – Seluruh prosedur vaksinasi dilakukan oleh dokter dan perawat berpengalaman dengan protokol medis yang ketat
Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan jadwal vaksinasi (termasuk homecare), kunjungi see.tirta.co.id atau hubungi klinik TMC terdekat di kota Anda.
FAQ Seputar Vaksin Campak
– Apakah Vaksin Campak dan MR Sama Saja?
Tidak sepenuhnya sama. Vaksin campak monovalen hanya melindungi terhadap penyakit campak (measles) saja. Sementara itu, vaksin MR (Measles-Rubella) adalah vaksin kombinasi yang memberikan perlindungan terhadap dua penyakit sekaligus, yaitu campak dan rubella.
Saat ini, program imunisasi nasional Indonesia menggunakan vaksin MR sebagai pengganti vaksin campak monovalen, sesuai rekomendasi IDAI dan Kemenkes RI. Terdapat pula vaksin MMR yang melindungi dari campak, gondongan, dan rubella; ketersediaannya dapat ditanyakan di fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan vaksinasi.
– Berapa Kali Vaksin Campak?
Berdasarkan jadwal imunisasi IDAI, vaksin campak diberikan sebanyak 3 kali: pada usia 9 bulan, 15–18 bulan, dan 5–7 tahun. Dosis lanjutan diperlukan karena tidak semua anak membentuk kekebalan setelah dosis pertama; satu dosis vaksin campak diperkirakan memberikan perlindungan sekitar 93%
Untuk orang dewasa yang belum pernah divaksin atau tidak memiliki bukti imunisasi lengkap, disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jadwal kejar imunisasi (catch-up immunization).
Referensi:
- https://cdn.who.int/media/docs/default-source/pvg/global-vaccine-safety/mmr-vaccine-rates-information-sheet.pdf
- https://www.cdc.gov/measles/vaccines/index.html
- https://www.who.int/news-room/spotlight/history-of-vaccination/history-of-measles-vaccination
- https://www.cdc.gov/measles/hcp/vaccine-considerations/index.html
- https://www.aafp.org/family-physician/patient-care/prevention-wellness/immunizations-vaccines/disease-pop-immunization/measles-vaccine.html
- https://www.chop.edu/vaccine-education-center/vaccine-details/measles-mumps-and-rubella-vaccines
- https://kemkes.go.id/id/izin-vaksin-campak-untuk-dewasa-keluar-kemenkes-prioritaskan-vaksinasi-bagi-tenaga-kesehatan
- https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/daftar-pertanyaan-seputar-imunisasi-campak/measles-dan-rubella-mr
- https://registrasiobat.pom.go.id/files/assesment-reports/01698221409.pdf
- https://www.healthline.com/health/mmr-vaccine

