Bagikan ke:

Vaksin cacar air (vaksin varisela) adalah cara paling efektif untuk mencegah infeksi cacar air beserta komplikasinya, sangat dianjurkan untuk anak-anak dan orang dewasa yang sehat, namun menjadi kontraindikasi (dilarang) bagi wanita hamil dan pasien dengan daya tahan tubuh lemah (imunokompromais).

Ketahui pembahasan tentang manfaat, jadwal, efek samping, hingga harga vaksin cacar air, termasuk layanan vaksin di Klinik Tirta Medical Centre (TMC).

Apa itu Vaksin Cacar Air?

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster, yaitu virus yang sangat menular dan mudah menyebar melalui droplet pernapasan maupun kontak langsung dengan cairan lenting di kulit.

Infeksi dapat menimbulkan demam, lemas, dan ruam berisi cairan yang gatal dalam jumlah ratusan, serta berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan ensefalitis (peradangan otak), terutama pada kelompok berisiko tinggi.

Vaksin cacar air (vaksin varisela) adalah vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated), bekerja dengan merangsang sistem imun membentuk antibodi tanpa menyebabkan penyakit berat. 

Manfaat Vaksin Cacar Air

Dua dosis vaksin cacar air memberikan perlindungan yang sangat baik, dengan efektivitas sekitar 92% (dinilai sekitar 5 tahun setelah vaksinasi). 

Penelitian dari PMC (Pubmed Central) terkait program vaksinasi cacar air di Amerika Serikat, selama lebih dari 25 tahun program vaksinasi (1995–2019), rawat inap dan kematian akibat varisela menurun masing-masing sebesar 94% dan 97% di antara orang-orang berusia <50 tahun.

Pada sebagian kecil orang yang sudah divaksin tapi tetap tertular (breakthrough varicella), gejalanya jauh lebih ringan: jumlah lenting lebih sedikit (biasanya <50), demam rendah atau tidak ada, dan durasi sakit lebih singkat dibanding orang yang belum divaksin.

Cakupan vaksinasi yang tinggi dapat mengurangi penyebaran virus sehingga membantu menurunkan risiko paparan pada bayi dan pasien dengan gangguan sistem imun, namun kelompok tersebut tetap berisiko mengalami penyakit berat bila terinfeksi dan memerlukan perlindungan khusus sesuai rekomendasi dokter.

Jadwal Pemberian Vaksin Cacar Air Anak-anak dan Dewasa

Berikut adalah jadwal pemberian vaksin cacari air untuk anak-anak dan orang dewasa yang perlu diketahui oleh Sahabat Tirta:

– Anak-anak (Rekomendasi IDAI)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan vaksin varisela diberikan setelah usia 12 bulan bagi anak yang belum pernah terkena cacar air. Rangkuman jadwal:

  • Dosis pertama: usia 12–18 bulan.
  • Dosis kedua: diberikan lagi sehingga total 2 dosis, dengan interval sekitar 6 minggu hingga 3 bulan setelah dosis pertama.

Pada anak usia ≥13 tahun yang belum pernah vaksin maupun belum pernah cacar air, biasanya diberikan 2 dosis dengan jarak sekitar 4–8 minggu, menyesuaikan rekomendasi klinis dan status imunisasi sebelumnya.

– Dewasa (Rekomendasi PAPDI)

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) merekomendasikan vaksin varicella untuk orang dewasa yang belum pernah menderita cacar air atau belum pernah divaksin. Rangkuman umum:

  • Dewasa sehat yang belum pernah cacar air / belum vaksin: 2 dosis vaksin varicella dengan jadwal bulan ke-0 dan 4–8 minggu kemudian.
  • Orang dewasa yang belum memiliki kekebalan terhadap cacar air, terutama tenaga kesehatan, wanita usia reproduksi yang belum hamil dan belum kebal, serta kelompok lain yang berisiko terpapar, selama tidak terdapat kontraindikasi medis.

Dokter dapat menyesuaikan jadwal berdasarkan riwayat penyakit, status kehamilan, hasil serologi antibodi, serta vaksin lain yang sedang dijalankan.

Siapa yang Tidak Disarankan Divaksin Cacar Air?

Tidak semua orang dapat menerima vaksin cacar air. Secara umum, kelompok berikut tidak dianjurkan atau perlu pertimbangan khusus sebelum vaksinasi:

  • Ibu hamil atau wanita yang sedang merencanakan kehamilan dalam waktu sekitar 1 bulan setelah vaksin, vaksin varisela hidup dilemahkan tidak dianjurkan selama kehamilan.
  • Orang dengan gangguan imun berat, misalnya HIV stadium lanjut, pasien yang sedang menjalani kemoterapi, terapi radiasi, penggunaan kortikosteroid dosis tinggi jangka panjang, atau penyakit keganasan tertentu.
  • Riwayat reaksi alergi berat (anafilaksis) terhadap dosis vaksin varisela sebelumnya atau komponen vaksin seperti gelatin dan neomycin.
  • Sedang mengalami infeksi akut sedang hingga berat atau demam tinggi; vaksin biasanya ditunda sampai kondisi membaik.
  • Baru menerima transfusi darah atau produk imunoglobulin tertentu, karena dapat mengganggu respon imun terhadap vaksin, dokter akan menentukan interval aman sebelum vaksinasi.

Sebaliknya, orang yang sudah pernah jelas menderita cacar air atau terbukti imun melalui pemeriksaan antibodi biasanya tidak perlu vaksin lagi. Evaluasi lebih lanjut dapat dipertimbangkan pada kondisi medis tertentu sesuai pedoman klinis yang berlaku. 

Harga Vaksin Cacar Air

Harga vaksin cacar air di fasilitas kesehatan Indonesia bervariasi tergantung jenis vaksin (Varicella atau Varivax). Harga Vaksin Cacar Air di Klinik Tirta Medical Centre (TMC) dan bisa homecare:

  1. Vaksin Cacar Air (Varicella) HANYA Rp720.000 per dosis
  2. Vaksin Cacar Air (Varivax) HANYA Rp870.000 per dosis

Note: Harga dapat berubah sewaktu-waktu, Sahabat Tirta dapat menghubungi kami untuk update harga vaksin cacar air atau reservasi promo TMC secara online di sini:

Efek Samping Vaksin Cacar Air

Secara umum, vaksin varicella dinilai aman dan efek samping yang muncul biasanya ringan dan sementara. Beberapa efek samping ringan yang cukup sering dilaporkan antara lain:

  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat suntikan.
  • Demam ringan.
  • Ruam atau lenting kecil di sekitar area suntikan atau di badan, biasanya jumlahnya sedikit.

Bila setelah vaksinasi muncul keluhan berat atau tidak biasa, pasien sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Pada sebagian kecil orang yang telah divaksin, masih dapat terjadi breakthrough varicella apabila terpapar virus varicella-zoster. Gejalanya umumnya jauh lebih ringan dibanding cacar air pada orang yang tidak divaksin, dengan jumlah lesi lebih sedikit dan demam minimal atau tidak ada.

Tempat Vaksin Cacar Air (Bisa Homecare)

Vaksin cacar air dapat diberikan di rumah sakit, klinik vaksinasi seperti Tirta Medical Centre, atau layanan homecare yang menyediakan tenaga kesehatan terlatih serta rantai penyimpanan vaksin yang terjaga. 

Beberapa penyedia layanan vaksin di Indonesia juga sudah menawarkan vaksin varicella homecare dengan tenaga medis yang datang ke rumah Anda.

Klinik Tirta Medical Centre (TMC) merupakan salah satu pilihan tempat vaksin cacar air yang layak dipertimbangkan, terutama bagi pasien yang mengutamakan layanan medical check up komprehensif dengan dukungan laboratorium yang terpercaya dan berstandar tinggi di Indonesia.

TMC memiliki lebih dari 30 cabang di berbagai kota, sehingga memudahkan akses bagi keluarga maupun perusahaan di berbagai wilayah.

Untuk pasien yang menginginkan kenyamanan ekstra, TMC menyediakan layanan Homecare TiCare, yaitu vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan yang dapat dilakukan di rumah atau kantor. Konsep ini sangat bermanfaat untuk:

  • Orang tua dengan anak kecil yang sulit diajak ke fasilitas kesehatan.
  • Pekerja kantoran yang memiliki waktu terbatas untuk datang ke klinik.
  • Perusahaan yang ingin melakukan program vaksinasi bagi karyawan di tempat kerja.

Sebelum vaksinasi, pasien dianjurkan berkonsultasi dengan dokter TMC untuk menilai indikasi, memastikan tidak ada kontraindikasi (misalnya kehamilan atau gangguan imun berat), meninjau jadwal vaksin lain, serta menentukan jenis vaksin (Varicella vs Varivax) yang paling sesuai dengan kondisi klinis.

Referensi:


Bagikan ke: